oleh

Bapak Bangsa, Warga Dan Para Aktivis Indonesia

Saya bersyukur mengenal dan bisa menimba ilmu langsung ke beliau. Sosok pembelajar sekaligus mentor ulung untuk banyak aktivis muda Indonesia.

Sebagai KOREA_meminjam istilah bambang pacul, kami sering “ngaji” banyak hal ke beliau. Sekali duduk ngariung bisa 2 s/d 4 sks_kalau waktu beliau sedang senggang. Temanya macam-macam: soal politik, kepemudaan-kepelajaran, ekonomi-bisnis bahkan ilmu “yahana-yahanu” yang tak diajarkan di kampus atau padepokan manapun sebagai syarat MELENTING.

Baca Juga  Rektor UNM Resmi Kukuhkan Harris Arthur Hedar Sebagai Ketua Umum IKB PPSP UP

Banyak prinsip-prinsip dasar dan nilai yang beliau tanamkan pada kami anak-anak muridnya. Salah satunya dan yang beliau jalankan sendiri dalam keseharian hidup beliau adalah nilai pada falsafah Jawa:

“Mikul dhuwur mendem jero”. Falsafah Jawa yang berarti menjunjung tinggi kebaikan atau kehormatan (orang tua, guru, atau pemimpin) dan mengubur dalam-dalam aib serta keburukan masa lalu.

Baca Juga  Bangkitkan Ekonomi Pasca Pandemi, Koperasi Jiwa Kreator Sejahtera Indonesia Didirikan

Prinsip ini juga yang menurut keyakinan kami menjadikan beliau tetap tegak berdiri kokoh sebagai bapak bangsa warga dan para akitivis Indonesia.

Hari ini beliau berulang tahun yang ke 58. Kami doakan beliau tetap sehat, dimudah-lancarkan dalam mengemban tugas dan dilindungi-rahmati dalam hidup dan pengabdian. Aamiin 7x sekali napas.

Ahmad Jojon Novandri

Baca Juga  Cak Ali PKL Nasi Goreng Meduro Dukung, Maunya Prabowo Menang 1 Putaran Pilpres 2024. Ini Kata Ketua Umum APKLI Perjuangan

News Feed