oleh

Butik Selaras Hadir di Jakarta, Angkat Ragam Batik Tradisional Jawa

JAKARTA – Butik Selaras resmi hadir di Jakarta dengan menggelar grand opening dan tasyakuran di Koperasi Primer Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI), Gedung Panca Gatra, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).

Peresmian butik yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari, Sekretaris Jenderal PWI Pusat Marthen Selamet Susanto, Ketua IKWI Pusat Indah Kirana, serta sejumlah pengurus PWI Pusat.

Hadir pula Ketua PWI DKI Jakarta Kesit Budi Handoyo, Sekretaris Dewan Penasehat SMSI Dar Edi Yoga mewakili Ketua Umum SMSI Firdaus, serta perwakilan Lemhannas RI.

Baca Juga  Dari Lahan Tidur, Dusun Kawe Tumbuhkan Harapan Lewat Kopi Robusta

Acara diawali sambutan Atal S. Depari yang menyampaikan apresiasi atas hadirnya Butik Selaras. Ia juga menilai nama Selaras memiliki makna positif dan relevan dengan nilai kebersamaan.

“Selaras ini artinya sama atau setara. Ini juga nilai wartawan,” ujar Atal dalam sambutannya.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai bagian dari tasyakuran pembukaan butik. Prosesi tersebut dilakukan bersama jajaran pengurus PWI Pusat dan para tamu undangan.

Baca Juga  Anugerah Mahkota Mahadiraja Ekonomi Rakyat Indonesia KERIS AWARD 2024 Ke Presiden RI, Kenapa?

Pemilik Butik Selaras, Musrifah, yang akrab disapa Ipeh, mengatakan butik tersebut hadir dengan misi memperkenalkan sekaligus menjaga keberadaan batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.

Berbagai batik tradisional dari sejumlah daerah di Pulau Jawa ditawarkan di Butik Selaras. Koleksinya antara lain menampilkan karakter batik dari Solo, Yogyakarta, Pekalongan, dan Semarang.

Menurut Ipeh, batik tidak hanya memiliki nilai sebagai produk fesyen, tetapi juga merepresentasikan identitas dan kekayaan budaya Indonesia. Karena itu, penggunaan batik dalam kehidupan sehari-hari dinilai menjadi salah satu cara untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya tersebut.

Baca Juga  Muhammad Syafi'i Antonio menjadi Guru Besar Ekonomi Syariah

“Batik adalah identitas bangsa yang harus dilestarikan,” kata Ipeh.

Mengusung tema “Warisan Budaya dalam Keindahan”, Butik Selaras diharapkan dapat menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat ragam batik tradisional sekaligus mendorong generasi muda agar semakin dekat dengan warisan budaya Indonesia.

Kehadiran butik tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas apresiasi terhadap karya batik dari berbagai daerah, sehingga nilai budaya yang terkandung di dalamnya tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

News Feed