oleh

Program Doktoral Ilmu Komunikasi Universitas Sahid, Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Mendorong Perkuatan Ekonomi Negara Melalui Pariwisata

JAKARTA, 24 Juli 2026 – Program Doktor Ilmu Komunikasi Angkatan ke-35 (DIK-35) Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid menggelar Seminar Internasional bertajuk “Prospects of the Tourism Industry Amid Economic Challenges” di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (24/7).

Seminar ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan pemerintah, akademisi, pelaku industri, dan mitra internasional untuk membahas strategi memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional di tengah tantangan ekonomi global.

Pariwisata dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan devisa, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan UMKM. Namun, sektor ini juga menghadapi berbagai tantangan, seperti pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga energi, biaya bahan bakar pesawat, dan meningkatnya biaya perjalanan.

Baca Juga  Soroti Sengketa Lintas Negara, PERADI Profesional Ajukan 7 Rekomendasi RUU HPI ke DPR

Kepala Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Sahid, Dr. Prasetya Yoga Santoso, mengatakan bahwa komunikasi yang efektif menjadi kunci dalam membangun kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan mitra internasional agar kebijakan yang dihasilkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pariwisata Indonesia.

Sementara itu, Ketua Panitia Seminar Internasional DIK-35, Dyah Hestu Lestari, berharap seminar ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan serta mendorong lahirnya kolaborasi baru untuk memperkuat daya saing pariwisata Indonesia.

Baca Juga  Penutupan dan Penganugerahan Hadiah Lomba Literasi Nasional Membaca Sirah Nabi: "Semua Membacanya" 2024

Seminar menghadirkan Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, M.Si., Wakil Ketua Komisi X DPR RI, sebagai keynote speaker. Diskusi juga diikuti oleh Prof. Dr. Zainuddin Maliki, M.Si., Ahmad Fajar (Direktur Utama ITDC), Pauline Suharno (Ketua Umum ASTINDO), dan Herman Courbois (General Manager Hotel Grand Sahid Jaya). Para narasumber membahas pengembangan desa wisata, investasi, diversifikasi pasar, perlindungan konsumen, hingga penguatan industri pariwisata nasional.

Melalui seminar ini, Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan forum akademik yang mampu menjembatani kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi dalam merumuskan solusi bagi pembangunan sektor pariwisata Indonesia.

Secara terpisah, Ketua Umum SMSI, Firdaus, mengatakan bahwa kolaborasi dengan industri media juga memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, diperlukan sinergi antara pemerintah, regulator, media, dan pelaku industri untuk memperkuat promosi serta meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

Baca Juga  Ketum KERIS: Jamin Pangan Rakyat, Negara Ambil Tata Kelola Kebutuhan Pokok Dari Pasar Bebas

Tentang Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid

Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid menyelenggarakan program magister dan doktor yang berfokus pada pengembangan akademik, riset, dan kebutuhan dunia profesional. Melalui pendidikan multidisipliner, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Sahid berkomitmen mencetak lulusan yang inovatif, berkarakter, serta mampu memberikan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan nasional.

(RedSMSI)

News Feed